Akstrimpala’s Blog

Organisasi Pecinta Alam SMA TRIMURTI SURABAYA

tracking poles

Menggunakan Trekking Poles

Agak sedikit ironis, selama ini dari waktu ke waktu gaya hidup untuk para penggemar olahraga gunung sering tidak cocok atau bertentangan dengan lututnya, pinggul atau punggungnya. Keinginan untuk menikmati hari cerah menyusuri punggungan gunung, suasana puncak gunung dan lainnya harus puas dengan hanya di rumah karena masalah pada lutut, atau pinggang.

Jangan paksakan menggunakan lutut anda saat dia berasa sakit, lalu apa yang bisa kita lakukan sedangkan keinginan naik gunung tetap ada dan menggebu-gebu. Lalu apa yang bisa anda lakukan? Yah… perlakukan lutut anda dengan baik, karena bukan tidak mungkin suatu saat nanti anda akan sangat merindukan untuk menggunakannya karena saat itu lutut anda sudah tidak mampu untuk digunakan. – jadi mulai dari sekarang mulailah menggunakan Trekking Poles
Kenapa saya harus menggunakan Trekking Poles?

Alasan yang paling nyata adalah mengurangi jumlah tekanan beban yang terkumpul pada lutut saat mendaki atau turun gunung. Articular tulang rawan dari sambungan lutut akan tertekan dan membuat kering lubrikasi-nya dan cairan yang dihasilkan oleh makanan. Inilah yang menyebabkan kenapa lutut terasa sangat sakit saat atau setelah seharian penuh pendakian atau turun dari gunung. Jika terus menerus hari demi hari terjadi tekanan seperti ini maka akan menyebabkan kekeringan pada sambungan tersebut. Friksi yang dihasilkan akan menyebabkan radang, sakit dan akhirnya memicu kearah suatu pengenceran dan melemahnya tulang rawan. Kemudian yang terjadi adalah tulang bergesekan dengan tulang dan menghasilan Osteo-arthritis.., Aduuuhhh sakit sekali….

Ketika menggunakan Trekking Poles sebanyak-banyaknya sekitar 20% dari berat badan anda akan diambil alih oleh lengan anda saat berjalan setiap langkahnya, ini akan mengurangi tekanan pada tubuh bagian bawah khususnya pada sambungan lutut Untuk setiap 80kg berat orang maka berat yang dialihkan sekitar 16kg untuk setiap langkahnya. Pada turunan terjal panjang 1000m ini akan mengurangi setidaknya 20 ton metrik ( 10 ton metrik per kaki) dari tekanan komulatif pada seluruh sambungan pada tubuh bagian bawah dan secara signifikan mengurangi kerusakan pada sambungan lutut. Mengurangi tekanan ini sangat penting terlebih jika anda membawa beban ransel yang berat.

Trekking poles juga membantu menjaga tubuh anda untuk lebih tegak, ini juga membantu kelancaran pernafasan – lancarnya pernafasan adalah salah satu kunci penting dalam proses aklimatisasi di daerah ketinggian. Juga mengalihkan tekanan beban dari punggung dan ini akan mengeliminasi beberapa bentuk sakit pada punggung, meningkatkan ketahanan tubuh bagian atas, membantu keseimbangan, dan bisa mencegah cedera terutama saat menyeberangi sungai kecil atau  saat merasa gamang melintasi tanjakan tanah yang cukup licin dengan membawa ransel yang berat. Tidak ada pemikiran ajaib disini dan menggunakan trekking poles tidak akan menghemat tenaga yang dikeluarkan. Tapi kaki anda akan terasa tidak begitu lelah terlebih saat berjalan mendaki karena tekanan beban dibagi bersama antara lengan dan bahu.

Jangan tersadung

Pada awalnya menggunakan trekking poles memang terasa sedikit asing, tetapi  dengan cepat akan berasa seolah poles tersebut bagai menjadi perpanjangan tangan anda. Dan anda akan segera merasakannya saat memasuki daerah dimana tanahnya menanjak,berbatuan dan komplek tetap gunakan trekking poles nya. Hati-hati! Poles terebut sangat membantu tapi dia tidak bisa mencengkram batu-batu dan terkadang bisa menjadi bahaya yang tak diundang jika salah penggunaannya. Jika tangan anda masih berada didalam maka tali poles tersebut tidak akan mengganggu tangan anda saat meraih pegangan untuk mencegah agar tidak terjatuh. Jadi pada daerah yang butuh sedikit pergerakan teknis ( sisi tanjakan vertical, menyeberangi sungai, dan lainnya) lepaskan tangan anda dari tali poles jadi poles bisa dilepaskan segera saat anda terpeleset atau terjatuh.

JIka anda selalu menggunakan ples setiap waktu, anda akan kehilangan kemampuan keseimbangan alami anda saat anda mendaki, jadi saat anda melewati tanajakn yang tidak begitu curam atau saat anda hanya membawa daypack kecil mungkin ada baiknya trekking poles anda di simpan saja dulu agar anda bisa menyesuaikan diri dengan kondisi jalur trek, nanti setelah anda merasa baru dipakai.
TEKNIS

Pertama-tama aturlah panjang dari trekking pole sesuai dengan yang anda butuhkan setelah itu genggamlah handlenya dengan posisi tangan masuk kea lam webbing handlenya dan siku dalam posisi 90°. Kemudian yakinkan semua elemen-elemen dalam posisi yang baik semua sebelum anda memulai mendorong langkah anda dengan trekking poles tersebut.

Teknis yang biasanya dipakai adalah teknik yang diadopsi dari para pemain Ski cross country. Trekking polesnya di sudutkan pada bagian belakang badan dan kemudian ditekan seiring dengan majunya langkah, dan gerak tangan menekan. Dengan sedikit latihan anda akan menemukan irama yang cocok buat anada dan seera akan terasa faedahnya bagi anda terutama sekali saat di jalur menanjak. Saat berhadapan dengan tanjaakn curam dan berbatu tempatkan kedua poles sedikit dibelakang anda dan tekan kebawah bersamaan saat melangkah. Menempatkan poles didepan langkah kemudian menekannya seiring langah juga merupakan teknik lain, akan tetapi lebih meletihkan. Saat turun atau melangkah turun tempatkan telapak tangan pada bagian atas poles dan temaptkan pole dibawah langkah, indahkan berat sebagian dari tubuh anda ke poles dan melangkah turun perlahan. Dengan sering berlatih anda akan menemukan cara-cara lainnya dalam menggunakan trekking poles.

Dewasa ini ada banyak sekali produsen trekking poles, dan umumnya ada dua jenis trekking poles yang beredar yaitu yang mempunayi shock breaker dan yang tidak. Dan sebaikny juga pilihlah trekking poles yang ringan sehingga lengan anda tidak terlalu lelah saat menggunakannya.

Menggunakan satu trekking poles atau dua kurang lebih keuntungannya sama, namun dua trekking poles biasanya lebih baik karena bisa menopang keseimbangan langkah anda dan menghindari pola yag tidak seimbang dari langkah. Satu trekking pole masih tetap memberikan keuntungan buat anda tapi anda akan tetapi anda akan sering memindahkannya dari tangan kiri dan kanan untuk mencari keseimbangan dalam melangkah.

Sumber : http://www.highcamp.com

14 April 2009 - Posted by | pengetahuan

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: