Akstrimpala’s Blog

Organisasi Pecinta Alam SMA TRIMURTI SURABAYA

Peralatan untuk trekking didaerah bersuhu hangat

Daftar peralatan ini hanya secara umum dan disarankan agar

dievaluasi serta ditambahkan sesuai kebutuhan anda. Karena

anda mungkin akan membutuhkan peralatan yang berbeda untuk

aktifitas yang spesifik, ekosistim atau untuk lebih cocok

dengan metabolisme tubuh anda. Beberapa item yang merupakan

tambahan mungkin perlu anda siapkan untuk menghadapi

kemungkinan keadaan cuaca yang akan anda hadapi di lokasi yang

akan anda kunjungi. Anda harus membiasakan diri dengan bahaya

yang terdapat pada lingkungan yang dikunjungi dan peralatan

pribadi apa yang akan anda butuhkan untuk menghadapinya. Jika

anda tidak familiar dengan Hypothermia atau Hyperthermia,

simak keterangan berikut, (Produk peralatan yang diterangkan

ini hanyalah untuk ilustrasi saja, dan tidak berarti merupakan

produk yang terbagus).

List ini didisain untuk kebutuhan dasar pada perjalanan Basic

Multi-day backpacking di hutan yang kondisi temperaturnya

berkisar antara 70° – 90° F disiang hari dan 40°-70°F dimalam

hari.

Pakaian.

Bahan pakaian harus terbuat dari beberapa bahan yang berbeda.

Katun nyaman dipakai pada kondisi cuaca yang panas, akan

tetapi menyerap dan menampung air, dan tidak akan membuat anda

hangat pada suhu yang dingin jika dalam keadaan basah. Juga

sangat susah untuk kering dengan cepat. Karena alasan ini anda

seharusnya tidak membawa pakaian yang berbahan katun tebal

seperti sweatshirts dan blue jeans. T-shirt katun dan pakaian

dalam katun tidak apa-apa, karena ringan seperti baju katun

tipis dan celana katun tipis. Bahan polypropyelene atau bahan

hydrophobic synthetic membuang panas tubuh anda (keringat)

dari tubuh anda keluar dari lapisan pakaian, mengurangi proses

evaporative colling. Wool atau bahan synthetic pile/fleece

tidak menyerap air jadi bahan ini akan membuat anda tetap

hangat walaupun dalam keadaan basah. Bahan pile ini juga cepat

kering. Sweater wool atau jacket pile ini akan memberikan

kehangatan pada malam yang dingin. Nylon atau nylon/cotton

windshells akan mengurangi kehilangan panas. Untuk raingears,

bahan nylon berlapis (coated nylon) sangat ringan dan bekerja

bagus dalam melindungi tubuh dari hujan. Bahan waterproof

breathable akan sangat bagus sekali karena kemampuanya

melepaskan panas dari tubuh dan menahan air serta angin. Akan

tetapi bahan ini sangat mahal.

Layering system (sistim lapisan pakaian)

Kombinasi dari beberapa bahan pakaian diatas akan menciptakan

layering system (system lapisan pakaian). Tujuan dari layering

system adalah agar bisa menghadapi kondisi cuaca dan tingkat

aktivitas anda untuk menjaga kenyamanan dari temperatur tubuh

tanpa membuat keringat yang berlebihan (yang akan menyebabkan

kehilangan panas). Sepanjang hari anda akan membutuhkan

lapisan luar dan lapisan dalam seperti halnya pada kondisi dan

perubahan tingkat aktifitas anda. Biasanya pada pagi dan malam

hari anda akan membutuhkan tambahan lapisan pakaian. Lapisan

dalam atau lapisan dalam (pakaian dalam) menjaga kulit tetap

kering dan nyaman. Katun memberikan ventilasi yang bagus dan

menjaga kulit agar tetap kering dan dingin disiang hari. Anda

akan lebih menyukai memakai T-shirt katun dan celana pendek

(lapisan pertama). Lapisan kedua memberikan isolasi dan

perlindungan terhadap suhu yang mulai turun saat sore hari

serta aktifitas yang mulai berkurang. Yaitu berupa kaos/kemeja

flannel lengan panjang dan celana panjang. Lapisan ketiga

berguna untuk lebih memberikan perlindungan yang hangat yaitu

berupa jacket synthetic pile/fleece atau sweater wool. Lapisan

ketiga ini akan anda butuhkan saat berada dilokasi basecamp

selama malam hari dan pagi hari. Lapisan terakhir yaitu

lapisan keempat akan anda butuhkan saat cuaca berubah menjadi

lembab dan angin bertiup kencang. Lapisan ini berupa water

proof dan wind proof jacket dan celananya. Saat ini ada model

jacket ini yang mempunyai cupid seperti topi baseball pada

hoodnya (pelindung kepala) yang berguna menghalangi air hujan

mengenai muka. Ada beberapa bahan untuk lapisan ini hydroproof

dan breathable garment (bahan yang bernafas). Bahan yang

pertama yang paling banyak dijumpai murah dan memberikan

perlindungan total pada air dan angin, akan tetapi

kekurangannya adalah panas atau proses penguapan tubuh

tertahan oleh bahan ini sehingga menyebabkan tubuh basah oleh

keringat ini tidak baik bagi kondisi tubuh dan juga tidak

nyaman. Sedangkan bahan yang kedua adalah bahan yang paling

bagus dan sudah menjadi standard bagi pakaian untuk mendaki

gunung didunia. Karena kemampuannya memberikan perlindungan

terhadap air dan angin serta juga tidak menahan proses

penguapan pada tubuh, dan menyebabkan tubuh tidak basah oleh

keringat. Akan tetapi pakaian dengan bahan ini sangat mahal,

serta juga membutuhkan perawatan yang khusus. Untuk lapisan

pelindung kaki biasanya ada dua lapis. Anda seharusnya memakai

kaos kaki sintetis sebagai lapisan pertama yang akan membantu

penguapan dari kaki anda. Pada lapisan berikutnya anda akan

membutuhkan kaos kaki hiking berbahan campuran wool dan nylon.

Mungkin beberapa orang akan bertanya-tanya mengapa anda

mengenakan kaos kaki wool di saat siang hari yang panas.

Jawabannya adalah dikarenakan wool tidak menyerap kelembaban

yang keluar dari kaki anda, dan tetap menjaga kaki anda tetap

kering. Jika kaki anda lembab, akan menjadikannya mengerut dan

akan membuatnya jadi lecet. Mengenakan dua lapis kaos kaki

berarti kaos kaki anda bergesekan satu sama lainnya, jadi

dengan begitu pergesekan dari sepatu boots anda akan berada

antara lapisan kaos kaki anda (pergesekan langsuung pada kulit

akan menyebabkan lecet).

Contoh daftar perlengkapan.

Kepala
Wool/pile balaclava atau Sebo (untuk melindungi dari udara dingin)
Topi model baseball/topi rimba (untuk melidungi dari cahaya matahari)

Kepala

Wool/pile balaclava atau Sebo (untuk melindungi dari udara

dingin)

Topi model baseball/topi rimba (untuk melidungi dari cahaya

matahari)

Tubuh Bagian Atas

T-shirt (secukupnya)

Kemeja katun/flannel lengan panjang atau kaos lengan panjang

Pakaian dalam yang terbuat dari polypropylene atau wicking

fabric

Lightweight Pile jacket atau wool sweater (contoh Polartec

Wind and water proof jacket (terbuat dari bahan hydroproof

atau breahable serta harus

pas dipakai diatas lapisan ketiga.

Tubuh Bagian Bawah

Pakaian dalam secukupnya

1-2 celana pendek

1-2 celana panjang katun tipis (bukan jeans)

Celana wind and water proof (terbuat dari bahan hydroproof

atau breahable serta

harus pas dipakai diatas celana tidak sempit)

Kaki

Sepasang hiking boots

Sepatu boots hendaknya yang bisa melindungi mata kaki dan

terbuat dari kulit atau bahan kanvas. Akan sangat baik sekali

jika boots tahan air (water proof), bisa juga memberikan

lapisan anti air pada boots yang terbuat dari kulit. Bahan

yang lebih bagus lagi adalah boots yang terbuat dari bahan

Gore-Tex TM. Boots harus pas dengan dua lapis kaos kaki yang

dipakai (bahan sintetis dan wool), selain itu biasakanlah diri

anda dengan boots tersebut ini juga akan membuat boots lebih

lentur. Boots yang baru kadang masih keras dan bisa

menyebabkan lecet.

Sepasang sandal untuk berjalan-jalan diareal basecamp.

2-3 pasang kaos kaki syntetis yang tipis. Kenakan kaos kaki

ini sebelum mengenakan kaos kaki wool anda. Ini akan mencegah

pergesekan langsung kaki dengan boots.

2-3 pasang medium weight kaos kaki wool untuk hiking. Bahan

wool menjaga kaki anda tetap hangat bahkan disaat basah

sekalipun dan memberikan bantalan yang baik. Semakin tinggi

kadar wool pada kaos kaki akan semakin baik (disarankan

komposisinya 85% Wool dan 15% nylon)

Gaiters (Tambahan tergantung kebutuhan anda)

Jacket Hujan

Bahan tahan air dan angin. Hydroproof coated nylon atau bahan

waterproof breathable.

Celana wind water proof . Hydroproof coated nylon atau bahan

waterproof breathable.

Lain-lain

1-2 litter botol air

Mug anti pecah

Seperangkat nesting atau panci masak.

Satu sendok

2 bandana (untuk berbagai kebutuhan)

1 senter dengan battery cadangan

1 handuk kecil

1 set toilet kit. Contoh, sabun, sikat gigi, odol, sisir,

sunscreen, lip balm, insect repellent (bukan bahan yang

mengandung aerosols) Repellent dengan kandungan DEET yang

tinggi mungkin akan membahayakan (jangan gunakan produk yang

mempunyai kandungan DEET lebih dari 35%) atau gunakan non-DEET

repellent.

1 pisau kantong multi guna (swiss army knife)

1 sunglass dengan tali clip pelindung

Berbagai obat-obatan yang mungkin akan anda butuhkan

Camera dan film (optional)

Travel Gear

Ransel internal frame (pilih yang ada sabuk pinggangnya)

Rain cover ransel (Optionalnya bisa digunakan sebagai kantong

sampah)

Matras atau sleeping pad (berguna untuk melindungi tubuh dari

lembabnya tanah saat tidur.

Sleeping bag atau kantong tidur

Peralatan diatas merupakan gambaran secara umum saja. Anda

bisa menambahkannya sesuai kebutuhan perjalanan anda.

sumber :www.highcamp.com

14 April 2009 - Posted by | pengetahuan

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: