Akstrimpala’s Blog

Organisasi Pecinta Alam SMA TRIMURTI SURABAYA

navigasi

Cara Menggunakan Kompas

TEHNIK NAVIGASI HANYA DENGAN MENGGUNAKAN KOMPAS

Ini merupakan pengetahuan yang mudah, dan bisa dikatakan tidak

cukup untuk mengadakan perjalanan yang aman di daerah yang

tidak dikenal. Hal pertama yang harus dimengerti adalah ARAH.

Utara, Selatan, dan Barat. Perhatikan kompas anda dan pelajari

bagaimana sudut Utara merupakan sesuatu yang sangat penting.

Ada banyak macam kompas, ada yang pemakaiannya dengan

menempelkan pada peta dan ada juga yang pemakaiannya dengan

memempelkan pada ibu jari kita. Kompas ibu jari (kompas bidik)

banyak dipakai oleh para orienteer yang selalu bergerak cepat,

dan jenis kompas ini yang biasanya normal dipakai. Tapi ini

bukanlah hal yang tutorial.

MENGENAL BAGIAN KOMPAS.

Temukan panah yang berwana merah dan hitam, yang disebut juga

jarum kompas. Dan dibeberapa jenis kompas lain ada yang

berwarna merah dan putih. Tapi intinya, bagian yang merah

selalu menunjukan arah magnetik bumi yaitu kutup utara. Hal

dasar inilah yang harus dipahami terlebih dahulu. Dan

bagaimana caranya jika tujuan kita bukan ke Utara, tapi arah

lain? jawabnya simple saja, yaitu pada bagian kompas terdapat

bagian yang bisa diputar yang disebut juga rumah kompas. Pada

bagian atas sisi dari rumah kompas akan ditemukan skala yang

menunjukan angka 0 sampai 360 atau dari 0 samapai 400. Itu

semua adalah sudut derajat atau bearing dan kita juga akan

menemukan huruf abjad N, S, W dan E yang diartikan sebagai

North (Utara), South (Selatan), West (Barat) dan East (Timur).

Jika kita hendak menuju kearah diatara dari dua arah diatas,

yang dilakukan adalah mengkombinasikannya. Misalnya kita akan

menuju kearah diatara Utara dan Barat yaitu Barat Laut: yang

dilakukan adalah, temukan sudut barat Laut pada rumah kompas,

dan putar rumah kompas sehingga sudut barat Laut berada persis

diatas ujung penunjuk arah pada rumah kompas. Peganglah kompas

secara datar dengan begitu jarum kompas bisa berputar bebas,

kemudian putarlah tubuh dan tangan sehingga bagian utara dari

jarum kompas yang berwarna merah menempel sama dengan bagian

utara pada rumah kompas. Hati-hati karena bagian ini sangat

penting untuk diperhatikan. Jika sudut selatan jarum kompas

yang menempel pada utara rumah kompas, maka artinya kita

berjalan pada arah berlawanan dari arah yang kita tuju.

perhatikan hal ini karena banyak pemula yang melakukan

kesalahan pada bagian ini. Jadi selalu perhatikan untuk

memastikan posisi kita sudah benar.

Prolem kedua yang kita sebut dengan local magnetic attraction.

Jika kita membawa sesuatu benda yang mengandung besi, hal ini

akan memungkinkan terganggunya jarum kompas. Bahkan staple

pada peta akan memungkinkan terganggunya jarum kompas.

Pastikan tidak adanya hal sejenis diatas disekeliling kompas.

Hal lain yang memungkinkan terjadinya gangguan magnetik pada

tanah yang disebut juga magnetic deviation, tapi hal ini

jarang terjadi. Hal ini akan mungkin terjadi jika kita berada

pada wilyah penambangan mineral yang mengandung biji besi.

Jika kita sudah yakin pada posisi yang benar, berjalanlah pada

arah yang ditunjukan oleh ujung penunjuk arah pada rumah

kompas. Untuk menghindari keluar dari jalur, pastikan untuk

selalu mengawasi kompas secara kontinyu, katakan saja setiap

seratus meter kita cek selalu posisi kompas. Tapi ini kadang

cukup melelahkan untuk menunduk terus, jalan keluarnya adalah

temukan sesuatu objek yang jelas dan gampang dikenal pada

jalur lintasan kita dan pergilah menuju titik tersebut dari

sana kemudian lakukan lagi hal yang sama dan jangan sampai

menyimpang dari titik koordinat lintasan kita. Tapi hal ini

akan lebih penting lagi bila kita mempunyai peta. Ada hal yang

harus diperhatikan untuk menghindari menuju arah yang salah,

yaitu : Matahari, pada sore hari matahari kira-kira berada di

Selatan (atau di Utara pada wilayah sounthern hemisphere),

jadi jika anda menuju arah utara dan mendapatkan sinar

matahari pada wajah, itu artinya anda harus melakukan

penentuan arah lagi.

KAPAN KITA MEMERLUKAN TEHNIK KOMPAS INI?

Jika kita berada dialam terbuka tanpa peta, dan kita tidak

tahu berada dimana, tapi kita mengetahui adanya jalan, trail,

kali kecil , sungai atau sesuatu yang besar atau panjang yang

mudah dikenali jika kita menuju arah yang benar. Dan kita

mengetahui arah mana yang harus ditempuh, setidak-tidaknya

kira-kira kearah mana. Kemudian yang perlu dilakukan adalah,

arahkan penujuk arah pada rumah kompas ke arah yang akan

dituju kemudian putarlah rumah kompas sehingga jarum kompas

yang berwarna merah menempel sama dengan bagian utara rumah

kompas. Ikutilah langkah tersebut diatas, akan tetapi hal ini

saja tidak cukup, karena tidak begitu akurat. kita menuju arah

yang benar, dan tidak akan berputar-putar, tapi ini merupakan

keberuntungankarena kita menemukan titik yang bisa dikenali

pada lintasan ini. Karena itulah hal deklinasi tidak dibahas.

Karena deklinasi merupakan hal yang berhubungan dengan

penggunaan peta. Tapi jika kita bisa mengimajinasikan peta dan

tahu apa itu peta, lakukanlah hal tersebut. Tapi rasa kita

tidak akan begitu akurat jadi deklinasi tidak membuat sesuatu

yang berbeda. Jika kita melakukan perjalanan panjang pada

medan yang tidak dikenal, kita harus selalu membawa peta yang

baik yang mengambarkan wilayah tujuan kita. Terlebih lagi jika

kita meninggalkan jalan setapak, ini akan lebih membuat

penggunakan kompas dan peta lebih interaktif, dan pada saat

itulah kompas akan mejadi sesuatu yang sangat berharga.

TIPE DARI KOMPAS

Kompas yang baik mempunyai rumah kompas yang berisi cairan,

cairan tersebut menahan jarum kompas, sehingga kita tidak

harus terlalu memeggang kompas dengan posisi yang betul-betul

diam. Hindarilah membeli kompas yang tidak mempunyai cairan

dalam rumah kompasnya.

Jarum kompas mempunyai dua warna, jika kompas dipegang rata,

bagian merah akan mengarah ke utara dan yang putih kearah

selatan. Hal yang menarik adalah adanya nothern dan southern

hemisphere kompas. Ini merupakan keharusan karena adanya fakta

akan bidang garis magnetik, yang mana tempat terpasangnya

jarum kompas, menunjukan sudut bumi pada kutup magnetik utara

dan selatan. Pada northern hemisphere bagian ujung utara dari

jarum kompas tertarik kearah bawah, dan ujung utara merupakan

pengantisipasi keseimbangan jarum kompas. Jika kita

menggunakan northern hemisphere kompas, katakan saja

Australia, bagian ujung utara magnet akan tertarik kearah

bawah dari bidang magnetik, dan juga lebih berat dari pada

ujung utara – hal ini membuat jarum kompas terarah dan

berpindah pada bagian bawah dari rumah kompas jika compas di

pegang horisontal. Kompas yang baik akan bertahan lama. akan

tetapi, kadang-kadang ada suatu hal yang tidak beres pada

kompas, komponen plastiknya rusak, atau rumah kompasnya bocor.

Dalam waktu yang panjang, cairan dalam rumah kompas mungkin

akan berubah warna menjadi biru kehijauan. Dan sangat jarang

bidang magnetik dari jarum kompas berubah, misalnya ujung

utara erubah menjadi ujung selatan.

ADA DUA MACAM KOMPAS ORIENTEERING.

1.BASE PLATE ATAU PROTRACTOR COMPASS

Jenis kompas ini dikembangkan oleh Kjellstrm bersaudara dimasa

era perang dunia ke II dan terdiri dari piringan dasar bersegi

empat, yand diberi tanda dengan anah panah merah yang

menunjukan arah axis, dan rumah kompas yang bisa diputar

diberi tanda dengan sudut (360 derajat untuk lingkaran penuh

dari keseluruhan dunia, tapi hanya 400 pada beberapa kompas

Eropah). Pada bagian dasar dari rumah berputar dari kompas

diberi tanda dengan panah dan set garis paralel pada tandah

panah tersebut. Sebagai tambahan kadang juga ada tali untuk

mengikatkan kompas pada pergelangan tangan, sisi penggaris

dengan ukurannya untuk digunakan mengukur jarak pada peta,

kaca pembesar untuk membaca peta lebih baik dan contoh dari

lingkaran serta segitiga untuk membuat tanda yang digunakan

kursus orieentaring pada peta.

2. THUMB COMPASS (kompas jempol)

Pada pertengahan tahun 1980’an, top Swedia orienteer membuat

alternatif pada kompas type dasar piringan dengan menipiskan

dasar piringannya dan menempatkan strap pada kompas yang

nantinya akan dipakai pada ibu jari. Kompas ini dipakai pada

ibu jari tangan kiri, yang melekatkannya pada peta. Kelebihan

dari system ini adalah peta dan kompas selalu dibaca sebagai

satu unit, peta lebih gampang dan lebih cepat diluruskan,

ditambah lagi tangan yang satunya bebas, kekurangannya adalah

karena kakuratannya membuat agak sulit pada bearing.

Kecendrungan pribadi biasanya memutuskan type kompas yang

dipakai; pemedang kejuaraan dunia orienteering telah menang

dengan menggunakan kedua type kompas diatas.

Ada dua basic skill yang diperlukan oleh orienteer yaitu, Peta

Orienting dan Menghitung Bearing.

MENGGUNAKAN KOMPAS UNTUK ORIENTASI PETA

Ini merupakan keahlian yang mudah, dan juga merupakan hal

penting pada penggunaan kompas. sbb:

Peganglah peta secara horisontal

Letakan kompas diatas bidang datar peta

Putar peta sampai garis utara pada peta (bisa ditemukan dua

garis lurus berujung panah yang menunjukan utara magnetik atau

bagian atas dari abjad yang terdapat di peta adalah utara

peta) sampai sama dengan utara kompas.

Sekarang peta sudah terorientasi pada medan. Ini membuatnya

lebih mudah dibaca

MENGHITUNG BEARING

Setiap arah bisa dinyatakan sebagai sudut yang terhubung

dengan utara. Pada militer ini disebut “Azimuth” dan bearing

dinyatakan sebagai jumlah derajat. Orienteer menggambil jalan

keluar yang gampang, dengan mensetting sudut pada kompasnya

dan menjaga jarum kompasnya, dan ini membuat mereka tetap

bergerak pada arah yang benar. Instruksi langkah-langkah mudah

cara mengeset bearing ada pada dasar kompas type baseplate

adalah:

Letakan kompas diatas peta penunjuk arah mengarah kearah

tujuan kita.

Putar rumah kompas sehingga tanda panahnya yang terdapat pada

dasar  plastiknya paralel dengan panah yang tegambar pada peta

(pastikan mata anak panahnya mengarah ke utara bukan selatan).

Pisahkan kompas dengan peta dan pengganglah peta didepan kita

jadi dengan begitu arah perjalanan kita terbentang didepan

kita.

Putarlah tubuh sehingga jarum kompas tepat pada tanda panah

didasar rumah kompas.

Pilihlah sebuah objek jelas didepan kita yang terletak dijalur

perjalanan kita, ulangi prose ini(cara ini kita bisa memutari

rintangan dan tetap berada pada jalur bearing kita).

SEBERAPA PENTINGNYA SEBUAH KOMPAS?

Peralatan yang paling penting yang digunakan pada orienteering

adalah otak manusia. Satu peralatan lain yang diijinkan dan

digunakan secara general yaitu: Kompas. Kompas sangat berguna

sebagai penghitung bearing dan untuk orientasi peta, sehingga

membuat peta cocok dengan medan. Tapi mungkin, di hampir

banyak area, untuk melakukan sebuah jalur sangat mudah dan

efisien tanpa kompas (sebagai pengecualian: akan sangat sulit

untuk bernavigasi pada area yang kurang tanda-tanda alamnya

tanpa kompas). Hanya kompas yang legal digunakan pada

orienteering. Altimeter sangat dilarang dan GPS unit termasuk

yang dilarang oleh peraturan. Sudah merupakan pernyataan yang

jelas kalau GPS unit sangat berguna dan alat yang sangat

menolong, tapi saat dipertanyakan bagaimana bila setiap

orienteer mengunakan GPS unit dalam setiap perlombaan?

orienteering merupakan hal yang tidak menarik lagi. Bagi

pemula dalam orienting, wajib dan perlu mengenal pengetahuan

dasar kompas dan piawai dalam membaca peta.

MEMAKAI KOMPAS DALAM SUATU INTERAKSI DENGAN PETA

Ini merupakan pelajaran yang sangat penting, dan harus kita

ketahui secara baik. Bila kita menggunakan kompas dan peta,

maka akan terasa sekali kegunaan kompas, dan kita akan bisa

bernavigasi di medan yang tidak dikenal dengan lebih akurat

walaupun tanpa mengikuti jalan setapak. Tapi ini membutuhkan

latihan dan pengalaman, disini kita tidak membahas secara

khusus mengenai peta, sebab hal tersebut bisa anda dapatkan

pada subjek lain di situs ini. Tapi pelajaran ini akan lebih

bermafaat jika kita juga mempunyai kemampuan merasakan apa

yang dikatakan oleh peta.

Kembali ke pelajaran kompas.

Pada prinsipnya pelajaran ini sama dengan yang sebelumnya,

kita akan menggunakan peta untuk mengetahui yang benar dan

bukan berdasarkan intuisi kita.

Pegang Peta: Pada contoh kita yang pertama, kita perhatikan

peta yang dibuat untuk orintasi, dan ini sangat jelas???

sebenarnya tidak juga, mari kita lihat peta yang kita buat

secara fiktif dalam imaginasi kita.

Menuju Titik: Kita akan bergerak dari jalan setapak melintasi

titik A ke arah batu di B. Tentu saja untuk membuat metode ini

bisa berhasil kita harus tahu betul posisi kita di titik A

tersebut. Apa yang kita lakukan? letakan kompas diatas peta

sehingga sisi dari kompas ada pada titik A. Sisi tersebut

harus kita gunakan, sisi tersebut harus paralel dengan arah

dari panah penunjuk arah perjalanan. Dan kemudian tempatkan

titik B disuatu tempat disepanjang sisi yang sama, gambarannya

seperti itu. Tentu saja, kita bisa menggunakan panah penunjuk

arah tersebut, atau satu dari garis paralel, tapi biasanya,

lebih mudah menggunakan sisi. Pada titik ini, beberapa

instruktor mengatakan bahwa kita harus menggunakan pencil dan

menggambarkan garis sepajang arah kita. Tapi sebaiknya jangan,

pertama, ini membutuhkan waktu, kedua, jika kita mendapatkan

cuaca yang basah, akan membuat rusak peta kita, atau jika

berangin, kita mungkin akan kehilangan peta tersebut. Kita

harus menyimpan peta (sebaiknya dalam kantong anti air) yang

transparan. Dan jika berangin ikatkan pada lengan atau ransel

kita. Yang paling penting adalah jika kita menggambarkan

terlalu banyak garis pada peta, iniakan membuat kita akan

kehilangan hal-hal yang detail pada peta tersebut.

Saatnya untuk berhati-hati: Sisi dari kompas, atau juga panah

penunjuk arah, harus mengarah dari titik A ke B. dan lagi,

jika kita melkukannya dengan salah, kita akan melangkah kearah

yang berlainan dari arah yang seharusnya kita tuju. Jadi

selalu periksa lagi, para pemula kadang membuat kesalahan pada

point ini.

Jaga dan tempatkan kompas selalu stedy pada peta: Apa yang

akan kita lakukan selanjutnya adalah kita harus meluruskan

garis orientasi dan panah orientasi dengan garis meridian

peta. Garis pada peta menuju Utara, jadi, saat kita meluruskan

sisi kompas dengan hati-hati dari A ke B, putar rumah kompas

sehingga garis orientasi pada rumah kompas sejajar dengan

garis meridien peta. Selama proses ini, jangan perdulikan apa

yang terjadi pada jarum kompas. Ada beberapa kesalahan serius

yang bisa terjadi disini. Mari kita ambil masalah tersebut

dengan mengambil arah lawannya terlebih dahulu. Kita harus

benar-benar mengerti dimana utara pada peta, dan benar-benar

yakin kalau panah orientasi mengarah kearah utara pada peta.

Normalnya, utara adalah bagian atas dari peta. Kesalahan yang

mungkin terjadi adalah membiarkan panah orientasi mengarah ke

arah selatan dari peta.

Dan kemudian, perhatikan sisi dari kompas: Jika sisinya

mengarah sepanjang garis dari A ke B maka saat kita selesai

memutar rumah kompas, kita akan mendapatkan kesalahan pada

arah kita, dan bisa membuat kita keluar dari jalur. Jika kita

yakin menggunakan rumah kompas dengan benar, kita bisa

memisahkan kompas dengan peta. Dan sekarang, kita bisa dengan

nyata membaca bering dari rumah kompas, dari arah dimana rumah

kompas bertemu dengan panah penujuk arah. Yakinkan jika rumah

kompas tidak berputar, sebelum kita mencapai titik B. Langkah

terakhir adalah sama dengan pelajaran sebelumnya. Pegangalah

kompas pada tangan. Dan sekarang kita harus memegannya sedatar

mungkin, sehingga jarum kompas bisa bebas berputar. Lalu

putarlah tubuh kita sehingga jarum kompas sejajar dengan garis

didalam rumah kompas. Kesalahan lagi jika kita membiarkan

jarum kompas mengarah ke selatan. Bagian merah dari jarum

kompas harus menunjukan arah utara pada rumah kompas, atau

kita akan bergerak kearah yang berlawanan.

Saatnya untuk bergerak: Tapi untuk melakukan itu dengan

akurasi yang optimal, kita harus melakukannya dengan cara yang

special juga. Peganglah kompas ditangan, dengan jarumnya

sejajar dengan arah panah orienting, kemudian bidik sasaran

sehati-hati mungkin, pada arah menunjuk ke arah dari panah

perjalanan. Carilah sesuatu yang bisa dijadikan tanda di medan

yang dituju, dan berjalanlah kearah sana. Saat bergerak

pastikan bahwa rumah kompas tidak berputar. Jika kita di hutan

yang rapat, kita harus selalu mencari arah beberapa kali.

Dengan cara ini diharapkan kita bis mencapai titik B dengan

selamat. Akan tetapi, kadang-kandang atau sering juga terjadi

apa yang disebut dengan magnetic declination.

MENENTUKAN ARAH TANPA KOMPAS

Kita tersesat, benar-benar tersesat. Berdiri disuatu tempat

yang tidak kita ketahui, dan kita tidak tahu harus kemana.

Kita dalam masalah, hal yang pertama yang harus diingat

adalah, Tetap tenang, berpikir rasional, dan kita bisa

bertahan dalam waktu lama tanpa makan. Yang kita butuhkan

adalah air. Hal yang lebih detail tentang survival ada pada

bagian lain dari situs ini. Disini hanya membahas bagaimana

menghadapi situasi mencari jalan tanpa kompas. Apa yang kita

punya adalah, matahari, bintang, dan alam disekeliling kita.

Halaman ini lebih membahas bagian dari northern hemisphere

dari bumi, utara sebenarnya 23.5° , akan tetapi metode yang

dijelaskan disini juga bisa berlaku di southern hemisphere,

tapi dibeberapa tempat mungkin perlu untuk menukar utara jadi

selatan agar menjadi benar. Sangat diharapkan agar kita bisa

memahaminya.

Sebagai permulaan: Mungkin akan merupakan ide yang bagus untuk

mendaki keatas bukit, dan melakukan orientasi pada alam

sekeliling. Cobalah untuk mencari tanda-tanda dari kehidupan

manusia. Jika tidak menemukan apa-apa, kita harus mencoba

menemukan arah yang baik untuk memulai pergerakan. jika kita

tidak mempunyai peta, cobalah menggambarnya jika kita bisa

memandang medan didepan kita, dan cobalah menandai dimana

utara dengan cara menggunakan metode dibawah. Jika kita

mempunyai peta, cobalah untuk menentukan dimana kita berada,

Ingat, kita tidak harus mendaki lagi bukit yang seharusnya

tidak kita daki. Juga kita harus hati-hati untuk tidak mendaki

dan memboroskan energi karena kita sudah sangat lelah. Pada

saat seperti ini kita seharusnya tetap berada dimana kita

berada. Cara mencari perhatian untuk bantuan ada pada bagian

survival pada situs ini.

Mari kita mulai dengan metode yang paling akurat:

Pada metode ini sangat dibutuhkan langit dalam keadaan cerah,

dan membutuhkan banyak waktu. Salah satu dari keuntungannya

adalah kita tidak membutuhkan peralatan apapun. Yang

diperlukan hanyalah sebuah tongkat kira-kira dengan panjang 1

meter, dua tongkat kecil atau batu. tongkat lain atau batu

yang perlu sedikit diruncingkan dan sesuatu yang bisa dipakai

sebagai tali.

Pagi hari, atau paling tidak sebelum siang, trik dimulai:

Tancapkan tongkat yang panjang diatas tanah. Dan tanah

disekitar tongkat harus datar. Sekarang, kita bisa meletakan

salah satu tongkat kecil diatas tanah persis dimana ujung

bayangan dari tongkat. Kemudian ikatkan tali pada dasar dari

tongkat, dan ikat juga tongkat yang kecil pada masing-masing

ujungnya

sumber :www.highcamp.com

14 April 2009 - Posted by | pengetahuan | , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: